Hari Metrologi Dunia 2015: Pengukuran dan Cahaya



Tema Hari Metrologi Dunia 2015 adalah 'Measurements and Light'. Topik ini dipilih untuk menyelaraskan dengan "UNESCO International Year of Light and Light-based technologies 2015 (IYL 2015)", sebuah inisiatif global yang dirancang untuk menyoroti peran penting cahaya dan teknologi optik bermain dalam kehidupan kita sehari-hari dan pentingnya untuk masa depan kita dan untuk pembangunan yang berkesinambungan dalam kehidupan masyarakat kita.

Metrologi memainkan peran sentral dalam penerapan teknologi berbasis cahaya, dan pada gilirannya, cahaya adalah jantung dari banyak elemen baru yang paling penting dari teknologi pengukuran terkini.

Hari Metrologi Dunia merupakan perayaan tahunan oleh perwakilan dari tujuh belas negara Konvensi Meter pada tanggal 20 Mei 1875. Konvensi menetapkan kerangka kerja untuk kerjasama global dalam ilmu pengukuran dan dalam aplikasi industri, komersial dan sosial-nya. Tujuan asli dari Konvensi Meter - keseragaman di seluruh dunia pengukuran - tetap sama pentingnya hari ini seperti pada tahun 1875.
Proyek Hari Metrologi Dunia diwujudkan bersama oleh BIPM dan OIML.

Kami berharap bahwa Anda menikmati situs ini dan bahwa Negara atau Lembaga Metrologi akan bergabung dengan kami dan berpartisipasi dalam acara tahun ini.

Salam hangat,

The WMD Team

(Sumber: http://www.worldmetrologyday.org/)

Hari Metrologi Dunia 2014: Pengukuran dan Tantangan Energi Global

20 Mei adalah Hari Metrologi Dunia, memperingati ulang tahun dari penandatanganan Konvensi Meter pada tahun 1875. Perjanjian ini memberi dasar bagi suatu sistem pengukuran yang koheren di seluruh dunia.

Tema yang dipilih untuk 2014 adalah pengukuran dan tantangan energi global.
Dunia menghadapi tantangan energi global yang terus meningkat dalam beberapa dasawarsa mendatang. Inti dari masalah ini adalah meningkatnya permintaan energi, terutama dari negara-negara berkembang, ditambah dengan adanya kebutuhan untuk membatasi atau mengurangi gas rumah kaca. Menambahnyakeinginan untuk memiliki keragaman dan keamanan pasokan dan meningkatnya biaya untuk mengekstrak bahan bakar fosil, dan kita melihat tren ini untuk campuran besar sumber energi, termasuk energi terbarukan. Diversifikasi, dikombinasikan dengan tuntutan peningkatan efisiensi pembangkit energi, transmisi dan penggunaannya, berarti bahwa teknologi terus didorong untuk membatasinya.

Untuk memenuhi tantangan, kita perlu untuk meningkatkan kemampuan kita untuk mengukur seluruh rangkaian parameter. Sebagai contoh, pengukuran yang lebih akurat dari suhu manufaktur atau permukaan bentuk pisau turbin akan memungkinkan peningkatan efisiensi. Kualitas daya pengukuran akan membantu meningkatkan stabilitas transmisi grid, yang saat ini juga harus berhadapan dengan variabel input dari turbin angin dan sel fotovoltaik, dll. Lebih kompleks lagi meter listrik diperlukan untuk memastikan energi yang kita beli, atau bahkan dijual, adalah benar.

Di seluruh dunia, Institusi Metrologi Nasional terus-menerus mengembangkan ilmu pengetahuan pengukuran dengan mengembangkan dan memvalidasi teknik pengukuran baru di tingkat apapun kecanggihan yang diperlukan. Mereka juga berpartisipasi dalam uji banding yang dikoordinasikan oleh Bureau International des Poids et Mesures (BIPM) untuk memastikan keandalan dari hasil pengukuran di seluruh dunia.

Banyak alat ukur yang dikendalikan oleh hukum atau tunduk pada peraturan regulasi, sebagai contoh skala yang digunakan untuk menimbang barang-barang di toko, instrumen untuk mengukur pencemaran lingkungan, atau meter digunakan untuk tagihan energi. Internasional organisasi dari hukum Metrologi (OIML) mengembangkan rekomendasi internasional, yang tujuan adalah untuk menyelaraskan dan menyelaraskan persyaratan untuk jenis instrumen di seluruh dunia.

Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi ke-40


Pertemuan dan Presentasi Ilmiah KIM (PPI KIM) merupakan agenda kegiatan tahunan Puslit Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KIM LIPI). Dalam usaha untuk memperkuat jaringan metrologi nasional yang erat kaitannya dengan peningkatan kualitas dan inovasi, maka Puslit KIM LIPI bermaksud menyelenggarakan Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi ke-40 dengan tema ‘Penguatan Jaringan Metrologi Nasional untuk Peningkatan Kualitas dan Inovasi Produk Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Masyarakat Ekonomi ASEAN yang disepakati oleh para pemimpin ASEAN untuk diimplementasikan pada tahun 2015 nanti sebagai salah satu pilar Masyarakat ASEAN yang diharapkan dapat memosisikan ASEAN sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia melalui aliran bebas barang, aliran bebas investasi, aliran bebas modal, kesetaraan pembangunan ekonomi, dan pengurangan kesenjangan sosio ekonomi antar negara-negara anggota ASEAN. Bagi bangsa Indonesia realisasi Masyarakat Ekonomi ASEAN dalam kurun waktu 1 (satu) tahun ke depan merupakan peluang besar sekaligus tantangan yang berat.

Di dalam konteks pasar tunggal dan basis produksi ASEAN, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat menjadi basis produksi terbesar di ASEAN dan juga merupakan pangsa pasar terbesar di ASEAN. Dalam kondisi ini, Indonesia berpotensi untuk dapat mendominasi pasar ASEAN dengan memanfaatkan potensinya, di sisi lain Indonesia juga berpotensi untuk digunakan sebagai tujuan pasar negara ASEAN lainnya terkait dengan jumlah penduduk Indonesia yang terbesar di ASEAN. Penguatan posisi dalam masyarakat ekonomi ASEAN  merupakan pintu untuk dapat mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan globalisasi dan regionalisasi perdagangan, karena ASEAN kemudian juga menyepakati ASEAN-China FTA, ASEAN-Australia-New Zealand FTA, ASEAN-Korea-Jepang FTA, ASEAN-India FTA, dan kemungkinan dengan kerjasama bilateral lainnya yang dipandang potensial untuk memperkuat ekonomi ASEAN melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN. Keberhasilan untuk memfasilitasi Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk menghadapi regionalisasi perdagangan Asia Pacifc Free Trade Area (AFTA) tahun 2020.

Dalam ASEAN Framework Agreement on MRA, standar, penilaian kesesuaian dan metrologi disepakati menjadi tiga pilar utama untuk memfasilitasi aliran produk secara bebas diseluruh wilayah ASEAN. Ketersediaan jaringan metrologi nasional yang mampu memenuhi kebutuhan penerapan standar dan kegiatan penilaian kesesuaian menjadi pondasi bagi bangsa Indonesia untuk dapat memenuhi ketentuan yang telah disepakati dalam ASEAN Framework Agreement on MRA. Tanpa jaringan metrologi nasional yang kuat yang dapat mencakup seluruh wilayah tanah air, penerapan standar dan kegiatan penilaian kesesuaian di Indonesia tidak akan dapat digunakan untuk memfasilitasi peredaran produk nasional di negara-negara ASEAN lainnya.

Puslit KIM LIPI sebagai pengelola teknis ilmiah SNSU yang menjalankan fungsi lembaga metrologi nasional, beserta laboratorium kalibrasi yang melaksanakan fungsi metrologi industri dan, lembaga metrologi legal yang melaksanakan fungsi pengawasan alat ukur dapat berperan aktif di dalam mensukseskan usaha pemerintah tersebut dengan membentuk infrastruktur metrologi yang kokoh dan sehat karena di dalam penciptaan ataupun inovasi suatu produk yang unggul tidak lepas dari kegiatan pengukuran yang baik dan benar.

Infrastruktur metrologi nasional yang kokoh diperlukan untuk memastikan ketertelusuran pengukuran dalam kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing dan inovasi dalam rangka peningkatan ekonomi bangsa Indonesia. Kebijakan pelayanan kalibrasi nasional berbasis piramida ketertelusuran yang sehat dengan nama jaringan metrologi nasional telah disepakati dan diterapkan. Dengan sistem ini diharapkan masing-masing elemen dalam infrastruktur metrologi nasional dapat menjalankan fungsinya dengan lebih baik.

Tujuan

1. Membangun sistem komunikasi terpadu untuk memperluas wawasan dalam metrologi, instrumentasi pengukuran dan ilmu lain yang terkait

2. Menyajikan hasil penelitian dan gagasan mengenai metrologi, instrumentasi pengukuran dan ilmu lain yang terkait

3. Meningkatkan kemitraan antar pakar , peneliti,  praktisi dan para pemangku kebijakan yang bergerak atau berkepentingan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

4. Memicu penelitian dan penerapan metrologi, instrumentasi pengukuran dan ilmu lain yang terkait untuk meningkatkan kualitas dan inovasi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

Selengkapnya buka di http://ppikim-lipi.com/

International Seminar on Instrumentation, Measurement and Metrology (ISIMM 2014)

CALL FOR PAPERS

The 2014 International Seminar on Instrumentation, Measurement and Metrology (ISIMM 2014) will take place in Yogyakarta, Indonesia, August 27-28, 2014. It is jointly organized by Universitas Gadjah Mada (UGM) and Institut Teknologi Bandung (ITB). Moreover, Indonesian Physical Society (HFI)Physics and Applied Physics Society of Indonesia (PAPSI)National Standardization Agency of Indonesia (BSN),Research Center for Calibration, Instrumentation and Metrology (Puslit KIM-LIPI)Calibration Laboratory - LPPT UGM, and Indonesian Society for Non-Destructive Testing (AUTRI) will provide technical supports to this seminar.
Prominent researchers and scientists from around the world will join together in the seminar to share their latest research results and exchange their ideas. In addition, direct contacts among the researchers and scientists will therefore promote international research networking as well as collaboration in the future.
The seminar will include plenary speeches, invited presentations, and contributed presentations (oral and poster). All accepted papers from the ISIMM 2014 will be published in one of international journals such as APPLIED MECHANICS AND MATERIALS, which is indexed in EI Compendex, Thomson ISTP, and Elsevier SCOPUS databases.
Following the seminar, Workshop on Non-Destructive Testing (NDT) will be held on August 29-30, 2014 in the same venue.

IMPORTANT DATES

Extended abstract submission due: May 11, 2014
Extended abstract acceptance notification: May May 25, 2014
Full paper submission due: July 24, 2014
Seminar days: August 27-28, 2014
Workshop days: August 29-30, 2014


PLENARY SPEAKERS


  • Prof. Rini Akmeliawati*, International Islamic University Malaysia, Malaysia
  • Prof. Agus Budiyanto, Konkuk University, Korea
  • Prof. Deddy Kurniadi, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

 
© Copyright 1945-2045 Metrologi di Indonesia